Selasa, 27 Juli 2010

Pengukuran

Assalamu'alaikum...

Kali ini saya mau share tentang pengukuran dalam ilmu Fisika. Dalam Fisika ataupun secara umum bidang industri dan teknik, sangat penting pengukuran yang akurat. Kamu mungkin tahu ada banyak sekali jenis kendaraan yang kita jumpai. Suatu saat, kamu menjadi pengusaha sepeda motor. Masalahnya, selain harus menjual motor kamu juga harus menyediakan spare partnya. Penting sekali jika kamu membuat sepeda motor dengan ukuran-ukuran spere part dari merk yang sudah ada. Mengapa? Karena kam tidak perlu terlalu memikirkan penjualan spare partnya.

Nah, maka dari itu, diperlukan keakuratan dalam penguruan ukuran-ukuran spare part yang ada di sepeda motor.

Berikut saya mau jelaskan tentang angka penting, yaitu angka yang paling menentukan keakuratan dalam suatu keakuratan.

Berikut aturan angka penting :

  1. Angka yang bukan nol adalah angka penting,
    misal : 14569 = 5 angka penting, 2546 = 4 angka penting
  2. Angka nol di sebelah kanan tanda desimal dan tidak diapit bukan angka nol bukan angka penting,
    misal : 25,00 = 2 angka penting
    25,000 = 2 angka penting
    2500 = 4 angka penting ( mengapa ? sebab tidak ada tanda desimalnya)
    2500,00 = 4 angka penting
  3. Angka nol yang terletak di sebelah kiri angka bukan nol atau setelah tanda desimal bukanangka penting.
    Misal : 0,00556 = 3 angka penting
    0,035005 = 5 angka penting (karena angka nol diapit oleh angka bukan nol)
    0,00006500 = 4 angka penting
  4. Angka nol yang berada di antara angka bukan nol termasuk angka penting. Misal : 0,005006 = 4 angka penting
  5. Dalam penjumlahan dan pengurangan angka penting, hasil dinyatakan memiliki 1 angka perkiraan dan 1 angka yang meragukan. Contoh : 1,425 + 2,56 = 3,985 dan hasilnya ditulis sebagai 3,99
  6. Dalam perkalian dan pembagian, hasil operasi dinyatakan dalam jumlah angka penting yang paling sedikit sebagaimana banyaknya angka penting dari bilangan-bilangan yang dioperasikan. Contoh : 3,25 x 4,005 = …
    3,25 = mengandung 3 angka penting
    4,005 = mengandung 4 angka penting

    Jika dikalikan, hasilnya diperoleh menjadi 13,01625 maka hasilnya ditulis menjadi 1,30 x 102
  7. Batasan jumlah angka penting bergantung dengan tanda yang diberikan pada urutan angka dimaksud. Misal : 1256= 4 angka penting
    1256 = 3 angka penting (garis bawah di bawah angka 5) atau
    dituliskan seperti 1256 = 3 angka penting (angka 5 dipertebal)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar